Berita

JELANG FINAL NASIONAL WRITING COMPETITION BESWAN DJARUM 2015/2016 : BERLATIH PUBLIC SPEAKING HINGGA LAKUKAN YOGA BERSAMA

Rabu, 30 November 2016

Pulau Dewata menjadi saksi ajang Final Nasional Writing Competition Beswan Djarum 2015/2016. Ke 16 Finalis dari berbagai Perguruan Tinggi telah tiba di Bali untuk menguji ide serta inovasi terbaik mereka di depan dewan juri. Menjabarkan kerangka berpikir yang telah dikemas dalam esai serta bangun argumentasi demi kuatkan ide.

Ke 16 finalis ini telah melewati berbagai tahapan seleksi yakni pengumpulan abstrak, pengumpulan esai, seleksi regional, hingga akhirnya maju ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Berbagai persiapan pun dilakukan oleh para finalis mulai dari menyiapkan bahan presentasi, membuat prototype untuk menunjang inovasi yang ditawarkan, berlatih presentasi dan menjawab pertanyaan, hingga melakukan kegiatan Yoga bersama demi menambah semangat berkompetisi.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini para finalis diajak untuk bersama-sama melakukan Yoga sebelum memulai rangkaian acara Final Nasional Writing Competition. Yoga yang merupakan aktivitas olah tubuh maupun pikiran bertujuan untuk relaksasi demi meningkatkan konsentrasi para peserta sebelum beradu ide keesokan harinya. Dipandu oleh Putu Nuniek Hutnaleontina - Beswan Djarum angkatan 2010/2011, seluruh finalis dan panitia membaur dalam kebersamaan dan semangat tinggi guna capai manfaat maksimal.

Fuad Hasan, finalis asal Universitas Muhammadiyah Malang mengakui bahwa Yoga mampu memberikan ruang bagi tubuh dan pikirannya untuk sejenak berelaksasi jelang kompetisi. Jika sebelumnya ia berfokus pada kesiapan materi presentasi dan pertanyaan dewan juri, kini Fuad juga dapat mengolah kepercayaan diri dan mentalnya melalui kegiatan Yoga. Fuad bahkan tidak canggung memberi contoh gerakan Yoga bersama instruktur di hadapan finalis lain. "Baru pertama kali coba Yoga dan menyenangkan. Fisik jadi segar dan pikiran juga terbuka. Seimbang antara badan, pikiran, dan hati. Semoga saat presentasi juga semakin mantap dan percaya diri", ujarnya.

Putu Nuniek juga menyampaikan bahwa secara umum yoga memiliki manfaat yang sangat baik untuk para finalis khususnya pada aspek kesehatan. Tidak hanya kesehatan tubuh dan fisik, namun juga kesehatan mental, jiwa dan pikiran. Hal ini disebabkan karena gerakan-gerakan yang ada di dalam Yoga disertai dengan relaksasi yang secara langsung dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh, pikiran dan jiwa. Beberapa gerakan dibuat berpasangan dan berkelompok guna membangun rasa saling memiliki, kerjasama, serta empati diantara finalis. Menyatu dalam padu demi kompetisi yang sebenarnya.

Sebagai alumni Beswan Djarum, Putu Nuniek turut menyampaikan harapan terbaiknya untuk Final Nasional Writing Competition tahun ini. "Saya berharap para finalis yang telah melakukan latihan Yoga hari ini dapat lebih rileks, berpikir positif, semangat dan memiliki mental yang suportif dalam mengikuti kompetisi. Kalah dan menang dalam kompetisi itu biasa, yang luar biasa adalah terus membangun semangat dalam berkarya setelahnya", tutup Putu Nuniek sore itu.

Jika berbagai persiapan telah dijalankan, kini saatnya langkahkan kaki untuk kompetisi. Selamat berkompetisi untuk menjadi terbaik diantara yang terbaik ya, Beswan Djarum!

berita terkait

8 Februari 2017 - 21 April 2017 Pelatihan Leadership Development Beswan Djarum 2016/2017 Maret 2017 Delegasi Djarum Foundation ke RomeMUN 2017