Berita

MASA DEPAN KE-INDONESIAN LEBARKAN JEJAK LANGKAH BESWAN DJARUM

Rabu, 30 November 2016

Setelah menerima berbagai pelatihan soft skills, kini Beswan Djarum kembali ditempa untuk berani berpikir kritis terhadap berbagai permasalahan yang sedang dihadapi Indonesia. Dengan tema besar "Masa Depan Ke-Indonesiaan", Beswan Djarum ditantang untuk memberikan gagasan ide dan solusi sebagai kontribusi positif untuk kemajuan bersama.

Tak banyak yang menyangka bahwa Writing Competition ini telah berlangsung selama 11 tahun berturut-turut dan menjadi sarana dan wahana bagi Beswan Djarum melatih dirinya menuangkan gagasan kreatif, mengolah kemampuan berpikir, mengaplikasikan ilmu dan soft skills yang dimiliki, serta membangun kebermanfaatan bagi masyarakat di sekitar.

Bapak Suwarno M. Serad selaku penggagas program Djarum Beasiswa Plus dan kegiatan Writing Competition menyampaikan bahwa perubahan signifikan semakin terasa dari tahun ke tahun sejak kompetisi ini pertama kali dihelat. Dari yang sebelumnya hanya diikuti oleh Perguruan Tinggi tertentu, kini dapat menjadi wadah kompetisi bagi banyak Perguruan Tinggi. Dari awalnya minim partisipasi aktif finalis, kini terlihat jelas bahwa para finalis justru fokus menyimak, mengajukan pertanyaan di setiap sesi presentasi, dan membentuk kesimpulan yang konkret. Perubahan positif terjadi, mengukir harapan akan masa depan negeri ini.

"Awal dari penyelenggaraan pelatihan soft skills ini adalah untuk memberikan komplementer terhadap hard skill yang diperoleh di Perguruan Tinggi. Sebagai penutup dari pelatihan tersebut, dibentuklah Writing Competition. Writing Competition menuntut dua hal yakni Beswan Djarum harus jujur dalam menyampaikan sesuatu dan Beswan Djarum haruslah taat hukum. Kedua hal tersebut menjadi harapan terbesar untuk membawa Indonesia yang raya dan digdaya. Jadi dengan demikian, lengkap dengan dua hal pokok tadi akan membawa masing-masing individu menjadi mandiri, tidak semaunya sendiri tapi justru mampu membangun kerjasama bersama teman-temannya", ungkap bapak Suwarno.

Bapak Suwarno turut menyampaikan bahwa ada 3 prinsip inovasi bagi Beswan Djarum dalam mengembangkan suatu ide yakni inovasi produk, inovasi proses, dan inovasi pola berpikir". Apabila 3 inovasi tersebut digunakan sebagai dasar dalam melakukan inovasi dimana pun, kapan pun, di lembaga pemerintahan ataupun swasta, insyaallah akan mampu menuju pada kebersamaan", jelas bapak Suwarno.

Bapak Daniel Harjanto selaku dewan juri juga menyampaikan bahwa ia telah menilai esai yang begitu beragam dan inovatif dalam Writing Competition tahun ini. Ia melihat kualitas anak muda yang begitu cemerlang dan memiliki potensi besar untuk diimplementasikan. "Saya pikir Writing Competition ini merupakan kegiatan yang sangat penting karena Indonesia membutuhkan pribadi-pribadi yang pandai menulis karena dengan menulis kita bisa mendapatkan hasil pemikiran yang lebih tajam. Sebagai orang yang berkecipung dalam industri kreatif, rasanya kami juga sangat membutuhkan partisipasi dan juga masukan dari teman-teman mahasiswa. Ada beberapa tema yang begitu implementatif dan sangat cocok bagi industri kreatif. Semoga kedepannya makin banyak ide baru yang dibawakan dan kebermanfaatan dari acara ini dapat terus dirasakan", jelasnya.

Jejak langkah dan perubahan Writing Competition selayaknya mampu memberi wadah bagi Beswan Djarum untuk mengembangkan kemampuan dirinya. Bersaing secara sehat dan siap menantang masa depan dengan penuh kepercayaan diri. Bersama-sama ciptakan komitmen bangun masa depan yang lebih baik demi terwujudnya Indonesia Digdaya yang sesungguhnya.

berita terkait

7 Desember 2016 - 21 Januari 2017 Character Building Beswan Djarum 2016/2017 Maret 2017 Delegasi Djarum Foundation ke RomeMUN 2017 Februari – April 2017 Pelatihan Leadership Development Beswan Djarum 2016/2017