OVERVIEW

Selamat datang dalam komunitas Beswan Djarum dan Alumni Beswan Djarum

Komunitas ini dihadirkan sebagai sarana bagi Beswan Djarum (penerima Djarum Beasiswa Plus) dan Alumni Beswan Djarum untuk berbagi pengalaman, pengetahuan dan informasi, saling memberi masukan, mengembangkan wawasan bersama serta tentunya mempererat ikatan dalam keluarga besar Beswan Djarum.

Sebagai sebuah keluarga besar yang telah beranggotakan lebih dari 9300 anggota yang berasal dari seluruh penjuru nusantara, tentunya merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bahwa Beswan Djarum dan Alumni Beswan Djarum dapat terus saling mendukung satu sama lain untuk maju bersama-sama.

Disini semua anggota keluarga besar Beswan Djarum dapat saling mengenal, berdiskusi, berekspresi bahkan berbagi informasi mengenai peluang kerja dan wirausaha diantara para anggota.

Keberadaan komunitas ini adalah dari keluarga besar Beswan Djarum untuk semakin berkembang, demi kemajuan masyarakat.

Profil alumni

Venny Johan

Mahasiswa
Bali

Beswan Djarum 2013/2014

 'Life is Awesome'

Mimpi saja tidak cukup, kegigihanmu-lah yang mampu menciptakan segalanya. Berjuanglah sepanjang waktu, hingga kau tersenyum dan yakin bahwa batas dari segala kemampuanmu adalah langit di atas sana.

Lahir di sebuah kota kecil di propinsi Sulawesi Selatan, saya Venny Johan-gadis muda yang dengan berani melangkahkan kaki hingga titik terjauh di Wisconsin, kota besar di Amerika Serikat. Di sana, saya mulai merambah dunia yang begitu besar. Saat itulah saya percaya bahwa there is no limit in your dreams except the sky above. Bertemu dengan keluarga dan teman-teman dari berbagai latar belakang dan budaya yang berbeda, membuat saya semakin penasaran dan tertarik akan segala hal baru. Saya tidak ingin berhenti menggali dan mengembangkan lebih jauh lagi potensi dan kesempatan dalam hidup ini. Impian masa kecil saya untuk berkeliling dunia pun menjadi semakin besar.

Perjalanan saya menjelajah dunia diawali dengan menjadi peserta program pertukaran pelajar selama setahun, tepatnya di Watertown High School. Setelah lulus, saya melanjutkan kuliah di Universitas Udayana, Bali jurusan Hubungan Internasional. Menempuh pendidikan tingkat dasar, pertama, dan menengah di tanah kelahiran-sebuah kota kecil yang indah Palopo, tak ayal membuat saya takut dan ragu untuk menghadapkan diri pada kota indah lainnya di luar Indonesia.

Saya masih ingat betul, 9 tahun lalu saya tak kuat menahan tangis ketika berpisah dari Ibunda tercinta, orang yang telah rela mencurahkan segalanya sejak saya menatap segerlap sinar matahari hingga usia saya 17 tahun kala itu.

Bagi saya, ibu adalah satu-satunya figur terbaik yang menjadi motivasi terbesar saya dalam berjuang di tengah kerasnya hamparan kerikil kehidupan. Sejak usia 10 tahun, saya bersama kakak dan adik kecil saya harus merelakan perpisahan kedua orangtua kami. Namun, dengan latar belakang keluarga yang demikian, tak lantas membuat saya larut dalam keterpurukan. Saya harus bangkit dan bergerak!

Life is awesome”—bagi saya jangan pernah kamu menjadikan masa lalu terburukmu sebagai alasan apalagi kendala untuk kamu bangkit dan bangun mengejar impianmu. Lupakan yang lalu, jalani yang sekarang, dan kejar yang esok!

Dan sekarang, saya telah melupakan masa lalu. Saat ini saya tengah menggenggam sebongkah harapan besar bagi Indonesia—sebagai alumni Beswan Djarum. Sungguh beruntung, Djarum Foundation menganugerahkan dan menitipkan emas di dada saya sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus 2013/2014.

Berbagai pengalaman berharga telah banyak saya dapatkan. Saya yang dulu, kini bermetamorfosis menjadi Venny yang maju. Bagi saya, setiap orang berhak untuk maju dan berani mengambil kesempatan yang jauh sekali pun. Seperti juga saya.

Djarum Beasiswa Plus ini menjadi titik kemajuan saya yang kedua. Beasiswa yang tidak hanya sukses membekali saya pendidikan akademis, pun telah memberikan pembelajaran paling berharga—berupa soft skills. Public Speaking menjadi soft skills yang paling berharga untuk karier saya hingga saat ini. Senangnya, saya dapat mengikuti empat kesempatan sekaligus sebagai delegasi dalam ajang International Exposure beberapa waktu lalu dan berpartisipasi dalam Harvard World Model United Nations 2015 di Korea Selatan. Dalam ajang tersebut, saya diberi kesempatan untuk mengemban misi khusus di divisi Social and Humanitarian Committee (SOCHUM).

Dalam  misi itu, saya dituntut untuk menjalankan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai seorang diplomat yang harus sesegera mungkin menciptakan resolusi untuk menghentikan kekerasan terhadap wanita di seluruh dunia.

Bersama 10 orang Beswan Djarum lainnya yang datang dari berbagai universitas di Indonesia, saya bertemu dengan ratusan delegasi terbaik dari seluruh dunia. Gugup sudah pasti, namun rasa bangga saya mampu mengalahkan segala kegugupan yang sempat saya khawatirkan kala itu.

Lagi-lagi keberuntungan berlabuh di pundak saya, berbekal soft skills yang saya raih dari Djarum Beasiswa Plus, segala kiat dari public speaking dapat saya kuasai.  Di negeri nan jauh di sana dan dalam ajang tingkat dunia tersebut, saya dituntut untuk mampu berbicara layaknya seorang diplomat yang mewakili negara yang belum saya kuasai betul seluk-beluknya, yakni Portugal. Tidak hanya cara berbicara, cara berpakaian, cara memulai perbincangan dan membuka diskusi pun menjadi unsur penilaian yang paling diperhitungkan.

Bahkan, saya pun harus cakap menyusun dan menyampaikan rancangan resolusi terbaik saya kepada seluruh delegasi yang datang dari seluruh penjuru dunia kepada dewan duta besar dan anggota PBB dari seluruh dunia. Saya berusaha unggul saat itu. Benar, ternyata semuanya tidak semudah yang dibayangkan. Biar pun persaingan sungguhlah ketat, tapi dengan kegigihan, maka kemenangan pun terbayarkan dengan sebuah predikat terbaik dalam Social Venture Challenge bagi tim kami.

Di sinilah kemampuan saya terasah dan teruji, saya ambil bagian telah mengharumkan nama bangsa Indonesia melalui kompetisi berskala Internasional.

Kuasa Tuhan-lah yang telah meloloskan saya dalam kompetisi terbaik di seluruh negeri, lolos sebagai Beswan Djarum membuat saya bertambah yakin bahwa gerbang impian saya yang akan terbuka lebar.

Impian saya untuk maju dan berbagi pengalaman kepada orang sekitar, terbuka lebar saat saya menjadi pemberi materi dalam ajang Debat Competition 2016 di Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta. Membuncah rasa bangga saya, berdiri di depan calon penerimaadik-adik penerima Beasiswa Djarum Plus 2015/2016.

Sebagai Beswan Djarum, saya tak ragu untuk menuju kesempatan emas lainnya. Setelah lulus, sebuah perusahaan transportasi berbasis digital terkemuka di Indonesia pun menjadi sasaran saya untuk mengembangkan karier. Tepatnya tahun 2015 lalu, saya memantapkan hati untuk mengemban tugas sebagai Brand Activation Manager dan bertempat di Bali. Saya menaruh harapan besar pada karier saya sekarang, yakni dapat memajukan Indonesia di dunia industri transportasi yang kian berkembang pesat. Tentunya bekal soft skills yang saya kuasai akan saya terapkan semaksimal mungkin.

Saya ingat betul ketika mengikuti seleksi Djarum Beasiswa Plus, penguji meminta saya untuk menggambarkan seorang tokoh idola yang paling berharga dalam hidup, tanpa pikir panjang sosok Ibulah yang langsung saya guratkan di atas kertas putih yang disediakan. Sederhana nan tangguh, itulah sosok Ibu. Sosok wanita yang begitu menginspirasi saya. Dengan hanya mengenakan baju daster dan beralaskan sandal jepit, tergambar ibu yang tengah melambaikan tangannya ke saya.

Kini, kesederhanaan Ibu telah saya lengkapi dengan raut bahagianya ketika saya memperoleh Djarum Beasiswa Plus. Kebahagiaan berikutnya akan segera saya lengkapi, esok. Bagi saya, hidup sungguh menakjubkan. Terima kasih Djarum Beasiswa Plus, berkat Ibu dan atas kuasa Tuhan, saya mampu mengecap impian.

Untuk kamu calon Beswan Djarum berikutnya, ingat: “Life is awesome,”, jangan pernah patah semangat dalam menghadapi segala kemungkinan terburuk dalam hidup. Hadapi dan jalani sampai kamu betul-betul yakin bahwa hanya langitlah yang menjadi batas dalam kemampuanmu.”

 

Salam Beswan Djarum !

KATA MEREKA TENTANG beswan

Dr. Ing. Ilham A. Habibie, MBA

Teknokrat

Pendidikan yang baik merupakan bagian penting dari human
capital. Jika kita memberikan pendidikan yang baik bagi
seseorang, maka yang bersangkutan akan memiliki nilai tambah.
Kegiatan belajar merupakan proses yang berjalan terus menerus
dalam hidup, jika proses belajar berhenti, maka seseorang akan
berhenti berkembang. Apresiasi yang tinggi untuk program Djarum
Beasiswa Plus demi meningkatkan kualitas mahasiswa yang dapat
memiliki jiwa entrepreneur dan kelak mendapatkan pekerjaan
sesuai dengan keahliannya.

James Gwee

Motivator

Program Djarum Beasiswa Plus ini sangat-sangaat bagus. Bukan hanya dari segi beasiswa yang diberikan tetapi banyak pelatihan-pelatihan yang diberikan kepada para penerima beasiswa ini yang membuat saya salut. Content dari berbagai pelatihan yang diberikan sangat komprehensif, cara melaksanakan programnya juga bagus. Banyak pelatihan yang diselenggarakan di luar kota, sehingga mahasiswa dari daerah berkesempatan untuk keluar dari daerahnya sendiri, saling mengenal satu sama lain dan itu merupakan sebuah pengalaman yang bagus. Satu hal yang pasti, program ini bisa memberikan benefit, bernilai dan menjadi pengalaman berharga untuk mereka.

Rosianna Silalahi

Praktisi Media

Ketika bersekolah di Santa Ursula, saya selalu ingat pesan kepala sekolah saya dahulu, Sr. Francesco Marianti OSU. Beliau mengatakan: "Apa gunanya kalian pintar tetapi tidak menjadikan ilmu yang kalian miliki bermanfaat untuk sesama?". Kalimat ini begitu kuat dan menjadi pedoman saya. Pintar saja tidak cukup untuk menjadi diri sendiri. Saya dan kita semua meyakini bahwa pendidikan itu tidak hanya bertujuan melahirkan generasi yang pandai di mata pelajaran sekolah, tetapi juga untuk mendidik para siswa agar dapat mengembangkan dirinya dengan kekuatan karakter sekaligus kepekaan sosial untuk kemajuan - tidak saja bagi dirinya sendiri tetapi juga banyak orang. Pendidikan adalah upaya kita untuk melahirkan generasi yang tak pernah berhenti menjadikan dunia lebih baik. Seperti pepatah kuno dalam bahasa latin yang berbunyi Institutio puerorum, reformation mundi (Pendidikan yang baik bagi orang muda merupakan usaha yang baik untuk mengubah dunia). Djarum Beasiswa Plus berikhtiar melakukan hal ini.

Riyanni Djangkaru

Co Founder DIVEMAG INDONESIA

Saya pikir pertama kali Beswan Djarum itu adalah sebuah nama komunitas. Tapi setelah tahu bahwa kegiatan ini sangat mendukung para mahasiswa berprestasi, tak hanya secara akademik, tetapi juga sosial dan organisasi, saya merasa lebih terpacu. 

Terus terang saya bukan tipikal orang yang percaya bahwa juara secara akademik adalah segalanya. Tetapi saya lebih condong kepada pribadi yang percaya bahwa keseimbangan di lingkup sosial yang justru bisa mengembangkan kemampuan akademik itu sendiri. 

Kemampuan organisasi juga menjadi salah satu persyaratan untuk mencapai gambaran yang lain, karena seperti yang kita tahu percuma saja jika kita memiliki potensi tapi tidak tahu bagaimana mengembangkan jiwa kepemimpinan kita hingga pada akhirnya "hanya" sebagai "pengikut" bukan pemimpin. 

Jika dilihat dari kualitasnya, mereka memang pantas berada di jajaran Beswan Djarum, sisanya tinggal bagaimana teman-teman Beswan Djarum mengembangkan semua potensi dan kesempatan yang ada. Be creative, never give up, there is always a way out.

AKSES MEMBER

Dalam rangka menjalin hubungan antar sesama Alumni Beswan Djarum maupun anggota aktif Beswan Djarum, saat ini kami telah menyediakan fitur khusus yang disebut MEMBER AREA yang memfasilitasi komunitas Beswan Djarum. Dimana setiap Beswan Djarum yang telah tergabung didalam MEMBER AREA juga akan mendapatkan blog pribadi dengan URL khusus dibawah domain http://blog.djarumbeasiswaplus.org

Anda bisa mendapatkan berbagai fasilitas dan keuntungan menarik saat Anda bergabung dalam komunitas tersebut seperti : member, forum, polling, bersahabat/berkenalan dengan sesama Beswan Djarum, keep in touch dengan teman lama, posting artikel, memposting dan mencari lowongan pekerjaan, serta memperoleh berbagai berita, kegiatan dan informasi seputar Beswan Djarum

Untuk dapat menikmati fasilitas tersebut, kami mohon para Alumni Beswan Djarum untuk segera melengkapi data Anda dengan mengisi form verifikasi yang terdapat di menu HUBUNGI KAMI dan memilih Form Verifikasi Alumni.

8 Februari 2017 - 21 April 2017 Pelatihan Leadership Development Beswan Djarum 2016/2017 Maret 2017 Delegasi Djarum Foundation ke RomeMUN 2017