<< Kembali

2019-08-08 00:00:00

HILANGKAN KETERBATASAN UNTUK RAIH PRESTASI LEBIH TINGGI

Pada kesempatan kali ini, kami ingin mengajak kamu untuk mengenal Astika, salah satu finalis dari lima belas besar Mahasiswa Berprestasi bidang Sarjana tingkat nasional. Gadis berjilbab ini merupakan Beswan Djarum 2018/2019 asal Universitas Andalas, Padang. Juni lalu, Astika ditetapkan sebagai juara tiga kategori eksakta Writing Competition Beswan Djarum 2018/2019.

Astika ini menaruh perhatian penuh terhadap pengobatan diabetes miletus tipe II. Dalam Writing Competition Beswan Djarum 2018/2019, ia mengangkat tema PURIN alias Puding Mangiferin sebagai pangan fungsional bagi penderita Diabetes Melitus Tipe II. Idenya sendiri berasal dari melihat pohon mangga di depan rumah. Lalu ia melakukan penelitian yang lebih intens, sehingga menjadikan pohon mangga sebagai bahan membuat puding.

Masih dengan konsentrasi yang sama, dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres), Astika mengajukan ide penemuan obat baru. Mahasiswa Farmasi ini membawa NANOCRYSTAL MANGIFERIN CURCUMIN (NMC) SEBAGAI TERAPI TERBARU MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN AKIBAT DIABETES MELITUS TIPE 2 UNTUK MEWUJUDKAN SDGs 2030 DI INDONESIA sebagai judul karya tulisnya.

Pilmapres adalah salah satu ajang penghargaan dari Kemenristekdikti untuk mahasiswa dengan kecerdasan komprehensif yang seimbang antara hard skills dan soft skills. Kemampuan ini dapat diperoleh mahasiswa melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Tema yang diusung tahun ini ialah “SDGs (Sustainable Development Goals)”. Astika mengambil subfokus ketiga yaitu “Good Health and Well Being”.

Astika mengatakan bahwa soft skills berperan besar dalam self development. Misalnya kemampuan public speaking, team work, leadership, critical thinking dan lainnya yang mendukung hard skills. “Djarum Beasiswa Plus memfasilitasi saya untuk mengasah soft skills,” tuturnya. Di balik beragam prestasi yang diraihnya, Astika ternyata juga aktif berorganisasi, loh. Sejak awal perkuliahan, Astika sudah tergabung menjadi anggota muda Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Farmasi. Setelahnya ia masuk ke departemen kajian dan strategis Badan Eksekutif Mahasiswa. Sejak tahun lalu, Astika terpilih sebagai Wakil Pimpinan Umum Jurnal Berkala Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia (2018-2020). Selain itu, Astika juga aktif menjadi relawan sebagai pengajar di kegiatan Peduli Indonesia.

Kesibukan Astika membuat kami penasaran dengan caranya membagi waktu. “Semua punya porsinya masing-masing. Saya biasanya membuat rancangan kegiatan harian, mingguan, bulanan, satu semester atau tahunan,” katanya. Wah Sobat Beswan Djarum bisa tiru nih.

Sebagai penutup, Astika menyampaikan pesannya untuk teman-teman mahasiswa. “Yakinlah bahwa Tuhan tidak pernah menciptakan batasan, hanya saja kita yang kerap kali membatasi diri. Break the limits!

Kalau kamu ingin tahu lebih lanjut kegiatan Astika atau Beswan Djarum lainnya di Djarum Beasiswa Plus, bisa lihat melalui media sosial resmi: Instagram (@djarumbeasiswaplus), Facebook Page (Djarum Beasiswa Plus), Twitter (@BeswanDjarum) dan Youtube (Djarum Beasiswa Plus).