Berita

FUTURE SKILLS: KUNCI KEBERHASILAN MENGHADAPI PERUBAHAN

Selasa, 03 Maret 2020

Dalam pelatihan Leadership Development 2019/2020, Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Galuh Paskamagma membenarkan bahwa perubahan tak dapat dihindari, terlebih di era teknologi yang begitu cepat seperti saat ini. Maka Beswan Djarum sebagai generasi muda Indonesia harus siap menghadapi perubahan untuk menjadi pemimpin di era industri 4.0.

"Kita semua tidak siap dengan perubahan, kecuali kita sebagai generasi muda punya future skill, yaitu kemampuan untuk mencapai keberhasilan dalam kondisi yang kompleks dan serba cepat berubah," ujar Galuh, yang bertindak sebagai pemateri sesi Gritty Leadership di pelatihan Leadership Development Beswan Djarum 2019/2020 di Hotel Eastparc, Yogyakarta.

Selain hard skill yang biasanya didapatkan di jenjang pendidikan formal, seseorang juga harus memiliki soft skills, yaitu kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan sosial. ‘’Hard skill saja tidak cukup untuk menghadapi masa depan, kecuali kita mempunya future skills atau kemampuan mencapai sesuai di dunia yang cepat sekali berubah,” ungkap Galuh.

Kemampuan memimpin adalah salah satu kebutuhan penting yang harus dimiliki. Selain literasi dasar (foundational literacy) dan kompetensi, semua pemimpin di era industri 4.0 diharapkan memiliki kualitas karakter yang mencakup rasa ingin tahu, inisiatif, ketekunan, kemampuan beradaptasi, berjiwa pemimpin, dan kesadaran terhadap sosial budaya.

"Tidak mudah menjadi pemimpin di era sekarang. Tak hanya membawa pengikut menuju masa depan yang lebih baik, tapi juga harus mampu membuat dan mengomunikasikan visi, serta memotivasi dan menginspirasi untuk mewujudkan visi tersebut" lanjut Galuh.

Gritty Leadership digambarkan sebagai kemampuan pemimpin untuk secara konsisten berusaha mencapai visi yang telah ditetapkan meski harus menghadapi berbagai tantangan dan hambatan.

Untuk dapat mematangkan visi, maka seorang pemimpin juga harus mampu berkomunikasi dengan baik, berkolaborasi dengan rekan tim-nya dan juga memotivasi tim, tanpa hal tersebut pemimpin akan mengalami kegagalan.

Lebih lanjut Galuh berpendapat tak ada yang perlu ditakuti dari kegagalan, karena lebih penting untuk menentukan pola pikir.

"Seorang pemimpin harus memiliki pola pikir berkembang. Ia selalu belajar, mau mendengar, dan menerima tantangan, dan bukan malah merasa terancam oleh kesuksesan orang lain," ujarnya.

Sesi Gritty Leadership menjadi materi sesi tunggal di hari pertama program Leadership Development Beswan Djarum 2019/2020, di hari berikutnya Beswan Djarum akan mendapatkan materi lainnya untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan di era industri 4.0, yaitu Critical Writing, Effective Oral Communication, dan Motivating and Inspiring Others.

 

 

 

berita terkait

PEMIMPIN YANG BISA BERKOLABORASI

Kamis, 12 Maret 2020
PEMIMPIN YANG BISA BERKOLABORASI
GRIT: TERBENTUR LALU TERBENTUK

Selasa, 21 Januari 2020
GRIT: TERBENTUR LALU TERBENTUK
25 September 2020 Pengumuman Seleksi Beswan Djarum 2020/2021