KATA MEREKA TENTANG beswan

MAMAN SUHERMAN

Penulis & Pegiat Literasi

Ngerti
Ngrasa
Nglakoni

Itulah patrap triloka dari Ki Hadjar Dewantara yang selalu melekat di hati saya dan berusaha saya wujudkan sekaligus sebarkan kepada teman-teman di gerakan literasi.

Jangan cuma tahu dan mengerti, tetapi tidak melakoninya. Apa gunanya pandai dan cerdas kalau hanya untuk diri sendiri dan tidak memberi manfaat kepada sesama dan semesta

Sepanjang yang saya lihat dan rasakan, para Beswan Djarum mendapatkan ketiga hal tersebut sebagai satu kesatuan. Karena mereka tak semata mendapatkan dana bea siswa, tapi juga berbagai pelatihan yang terus mengasah kepekaan, kepedulian dan keterampilan mereka yang bisa diwujudkan saat terjun ke masyarakat.

Bermodal hal tersebut, berbakti dan mengabdi pada negeri pun bukan menjadi beban, tetapi sudah menjadi bagian yang mengalir di darah, berdenyut di nadi, berdegup di jantung.

Margareta Astaman

Penulis & CEO Javafresh

Di tengah era serba instan dan banjir informasi yang menggerus kemampuan berpikir kritis, Djarum Beasiswa Plus tetap konsisten mengajak Beswan Djarum untuk mengasah empati, berpikir logis, dan menjadi pemimpin bagi sesamanya. Semua, adalah upaya untuk memastikan Beswan Djarum bukan hanya cakap dalam hal teknis, melainkan memiliki kemampuan dan karakter yang selalu relevan lintas zaman. Dalam perjalanan teman-teman Beswan Djarum, saya ikut berproses, mengamati mereka berkembang, menavigasi karir dan kehidupan dengan kemampuan yang mereka dapatkan lewat berbagai program dan pelatihan, serta menjadi saksi bahwa: mereka yang ‘pintar’ itu banyak, tetapi mereka yang memiliki akal budi dan kepedulian pada sesamalah yang dapat membuat perubahan positif dalam masyarakat.

 

Riko Anggara

News Executive Producer & News Anchor Kompas TV

Sekolah mengajarkan kita banyak hal, tapi perjalanan hidup membutuhkan lebih banyak bekal. Djarum Beasiswa Plus hadir melengkapi para pemimpin muda dengan ragam skills dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan, diantaranya menciptakan ide dan gagasan untuk kemaslahatan, mengemas dan menyampaikannya kepada berbagai kalangan lalu berjuang di depan, tengah serta belakang sebagai seorang pemimpin seperti yang dilakukan pendiri bangsa.  Sepanjang yang saya lihat, para Beswan Djarum (penerima program Djarum Beasiswa Plus) kini punya "roket dan akar".  "Roket" untuk terbang melanglang jauh meraih kemuliaan hidup. Sementara "akar" membuat pemuda pemudi ini ingat pulang dan tak lupa dari mana mereka berasal.

Dr. Ing. Ilham A. Habibie, MBA

Teknokrat

Pendidikan yang baik merupakan bagian penting dari human
capital. Jika kita memberikan pendidikan yang baik bagi
seseorang, maka yang bersangkutan akan memiliki nilai tambah.
Kegiatan belajar merupakan proses yang berjalan terus menerus
dalam hidup, jika proses belajar berhenti, maka seseorang akan
berhenti berkembang. Apresiasi yang tinggi untuk program Djarum
Beasiswa Plus demi meningkatkan kualitas mahasiswa yang dapat
memiliki jiwa entrepreneur dan kelak mendapatkan pekerjaan
sesuai dengan keahliannya.