Profil alumni

Ogy Fabrio Mandala

Jaksa
Kejaksaan Negeri Sawahlunto, Sumatera Barat

Beswan Djarum 2012/2013

Saya selalu percaya bahwa kemampuan dan mimpi manusia itu terbatas dan dibatasi oleh pikirannya sendiri, dan Djarum Beasiswa Plus membantu kita untuk menerobos batasan itu.

Mei 2012, saya masih ingat betul bagaimana hari itu saya diperlihatkan oleh seorang sahabat, sebuah poster yang berisi tentang informasi penerimaan Djarum Beasiswa Plus. Ya, Penerimaan Djarum Beasiswa Plus, sebuah Beasiswa yang kelak mengubah hidup, mimpi, dan pola pikir saya.

Pertama kali menjalani kuliah di Fakultas Hukum Universitas Andalas, saya tidak mengetahui kelak ingin menjadi apa dan harus melakukan apa dalam hidup saya serta hanya berpikir untuk menjalani hidup yang biasa saja, pun saya tidak memiliki rencana yang jelas untuk masa depan. Saya hanya yakin bahwa Tuhan sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk saya. Ya begitulah pemikiran saya ketika itu. Namun pemikiran tersebut berubah total 180 derajat setelah mengikuti pelatihan - pelatihan di Djarum Beasiswa Plus.

Tahun 2021, sembilan tahun setelah diterima menjadi salah satu penerima Djarum Beasiswa Plus, saya telah berhasil membuka jalan menuju mimpi saya yang lebih besar, sebuah mimpi yang diciptakan ketika saya menjadi seorang Beswan Djarum. Saat ini, saya menjabat sebagai Jaksa di negara yang saya cintai ini, dan merupakan salah satu profesi yang banyak diinginkan oleh banyak Sarjana Hukum di Indonesia.

Ketika mengikuti pelatihan Nation Building, saya merasa sedikit tertampar. Bagaimana tidak, pada saat itu saya bertemu dengan seluruh mahasiswa/i berprestasi dari seluruh Indonesia dan ketika berbincang dengan mereka, pembicaraan yang saya dengarkan tidak jauh-jauh dari pencapaian dan apa yang ingin mereka capai. Juara Karya Tulis, Olimpiade Mahasiswa, Pertukaran Mahasiswa Internasional dan sebagainya, yang seolah sudah menjadi hal biasa dan telah menjadi makanan sehari-hari bagi mereka. Namun hal tersebut tak membuat saya berkecil hati, justru dari pertemuan dengan Beswan Djarum itulah yang kemudian menjadi langkah awal saya untuk memulai perubahan besar dalam hidup, menjadi seseorang yang mempunyai mimpi yang luar biasa.

Setelah itu, pelatihan Leadership Development mengajarkan saya bagaimana pentingnya memiliki karakter untuk menjadi seorang pemimpin, tidak hanya menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri, tapi juga bagaimana harus mampu menjadi seorang pemimpin dalam sebuah kelompok, bagaimana kita harus mampu merumuskan suatu visi untuk diwujudkan bersama dan juga mampu mewujudkan visi tersebut ke arah yang lebih baik.

Di dalam pelatihan Leadership Development inilah saya mampu menemukan mimpi saya , mimpi yang harus saya wujudkan. Saya ingat betul bagaimana Mbak Analisa Widyaningrum yang merupakan seorang Psikolog dan juga Alumni Beswan Djarum “memaksa” kami untuk menulis dan menggambar sebuah mimpi yang ingin dicapai. Entah dari mana visi itu muncul, tiba-tiba saja jemari saya ini menuntun saya untuk menggambar seorang pria berseragam Jaksa dengan tekad menjaga integritas, kebenaran dan keadilan di negara ini. Gambar yang kemudian membuat saya termotivasi untuk mewujudkannya dan saat ini telah mampu saya capai.

Sebagai seorang Jaksa, pasti menjadi sorotan yang tajam di tengah masyarakat. Penegak hukum harus bertanggung jawab, tidak hanya pada nasib korban tindak pidana, tetapi juga pada nasib pelaku tindak pidana dengan menjunjung tinggi rasa keadilan. Untuk mengatasi hal tersebut, keberanian dan kepercayaan diri adalah kunci utama dalam penegakan hukum. Beberapa waktu lalu saya masih ingat bagaimana saya mendapatkan tantangan untuk membongkar sebuah kasus yang melibatkan oknum-oknum yang tak tersentuh selama ini. Di saat yang lain ragu, saya pun maju tanpa ragu, berani dan percaya diri. Peristiwa inilah yang kemudian menghantarkan saya mendapatkan promosi dan diangkat menjadi salah satu Pejabat Eselon IV termuda di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia di usia 28 tahun, padahal sesungguhnya pangkat saya pun belum memenuhi syarat minimal. Sikap berani dan percaya diri tersebut saya dapatkan dari pelatihan Character Building di Djarum Beasiswa Plus.

Hari ini saya masih mempunyai mimpi. Mimpi yang jauh lebih besar dari yang saat ini telah berhasil saya wujudkan, sebuah mimpi di mana kelak saya mampu memegang tongkat komando penegakan hukum di Indonesia, diiringi dengan nilai-nilai yang telah saya peroleh dari program Djarum Beasiswa Plus.

1 Juli - 10 September 2021 Tes Interview Online 20 September 2021 Pengumuman Seleksi Beswan Djarum 2021/2022