Artikel

Relationship Building: Bukan Sekadar Membangun Relasi Tanpa Makna

Senin, 19 Januari 2026

Sobat Beswan Djarum, di tengah perkembangan dunia yang semakin terkoneksi ini, kemampuan membangun relasi kerap disederhanakan menjadi sekadar networking. Padahal, berbagai kajian menunjukkan bahwa sebuah relasi yang kuat tidak lahir dari berapa banyak koneksi yang dimiliki seseorang, melainkan dari kualitas hubungan yang dirawat secara konsisten. Inilah yang dikenal sebagai relationship building, sebuah networking yang menekankan kepercayaan, ketulusan, dan keterlibatan jangka panjang.


Nah, kira-kira apa saja sih esensi dari relationship building ini?

1. Relationship Building vs Networking Biasa

Relationship building memandang hubungan antar manusia sebagai proses yang tumbuh dari waktu ke waktu, dilandaskan oleh rasa saling percaya, saling mendukung satu sama lain, dan adanya keterlibatan secara mendalam di antara individu dalam sebuah jejaring profesional maupun personal.

Relationship Building merupakan fondasi dari jaringan yang terpercaya, tahan lama dan saling menguatkan, bukan sekadar jumlah koneksi yang ada. Hubungan yang terbangun akan cenderung lebih bertahan lama serta tetap kuat terhadap perubahan situasi dan waktu.

Sumber: https://insight.ieeeusa.org/articles/on-networking-versus-relationship-building/

2. Relasi yang Bermakna Membawa Dampak Jangka Panjang

Ternyata, hubungan yang bermakna justru bisa menjadi salah satu jalan pintas dalam perjalanan profesional kita lho. Relasi yang dibangun dengan niat tulus, membuka ruang kolaborasi, dukungan, dan kesempatan yang sering kali tidak direncanakan sejak awal.

Sumber: https://www.forbes.com/sites/shelleyzalis/2018/02/23/forget-networking-relationship-building-is-the-best-career-shortcut/

3. Kunci Hubungan yang Kuat: Kualitas Lebih dari Kuantitas

Menurut berbagai kajian, relasi yang lebih sedikit namun bermakna, ternyata sering kali membawa dampak yang lebih besar dibanding jaringan luas tanpa keterlibatan nyata ataupun makna tertentu di dalamnya. Relasi yang dibangun dengan rasa ingin tahu, keterbukaan, dan niat untuk saling mendukung akan lebih relevan dalam jangka panjang. Hubungan yang kuat juga bisa membantu saat tantangan datang ataupun ketika kolaborasi diperlukan.

Sumber: https://lockreycommunications.com/4-reasons-why-relationship-building-is-key-to-growing-your-career/

4. Relationship Building di Era Modern

Kunci utama dari relationship building adalah kepercayaan. Kepercayaan tersebut tidak terbentuk dari perkenalan singkat, melainkan dari konsistensi sikap dan integritas dalam tindakan sehari-hari. Di sinilah nilai integritas menjadi fondasi penting. Seseorang yang mampu menjaga komitmen, menepati janji, dan bersikap jujur akan lebih mudah membangun relasi yang berkelanjutan dibanding mereka yang hanya hadir saat membutuhkan.

Selain integritas, empati memegang peran krusial dalam relationship building. Hubungan yang kuat lahir ketika seseorang mampu membuat orang lain merasa didengar dan dihargai. Empati bukan hanya tentang peduli, tetapi juga tentang kemampuan memahami sudut pandang orang lain sebelum menarik kesimpulan.

Sumber: https://www.linkedin.com/posts/shaebrocker_most-underrated-skill-in-business-go-activity-7311097020381896704-wZi-/

Dalam konteks pengembangan diri dan kepemimpinan, relationship building menjadi soft skill yang menjembatani networking dengan nilai-nilai kemanusiaan. Relasi antar sesama tidak lagi dipandang sebagai alat, melainkan sebagai ruang untuk bertumbuh bersama. Ketika integritas dan empati menjadi bagian dari cara seseorang membangun hubungan, networking tidak berhenti pada pertukaran kontak atau sekadar saling mengenal satu sama lain, tetapi berkembang menjadi jejaring yang hidup, saling menguatkan, dan berkelanjutan.

Sobat Beswan Djarum, itulah pembahasan terkait relationship building. Pada dasarnya, setiap hubungan atau relasi memiliki maknanya masing-masing, tinggal bagaimana kita mampu menjaga dan merawat makna tersebut menjadi suatu hal yang berkelanjutan dan bahkan berpotensi memberikan manfaat bagi kita di kemudian hari. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!.


Temukan Soft Skill Pedia edisi lainnya.

Ikuti terus media sosial resmi kami melalui: Instagram (@djarumbeasiswaplus), Facebook Page (Djarum Beasiswa Plus), Twitter (@BeswanDjarum), LinkedIn (Djarum Beasiswa Plus), dan YouTube (Djarum Beasiswa Plus)

Artikel terkait

25 - 28 Januari 2026 Leadership Development Beswan Djarum 2025/2026 - Batch 1 28 - 31 Januari 2026 Leadership Development Beswan Djarum 2025/2026 - Batch 2 8 - 11 Februari 2026 Leadership Development Beswan Djarum 2025/2026 - Batch 3 11 - 14 Februari 2026 Leadership Development Beswan Djarum 2025/2026 - Batch 4 5 - 8 April 2026 Leadership Development Beswan Djarum 2025/2026 - Batch 5 5 - 11 April 2026 Leadership Development Beswan Djarum 2025/2026 - Batch 6 19 - 22 April 2026 Leadership Development Beswan Djarum 2025/2026 - Batch 7 22 - 25 April 2026 Leadership Development Beswan Djarum 2025/2026 - Batch 8 November 2025 – Mei 2026 Pelatihan Delegasi Djarum Foundation ke European Model United Nations (EuroMUN) 2026