"/>

Artikel

6 Kebiasaan untuk Meningkatkan Kreativitas

Kamis, 06 Mei 2021

Setiap orang memiliki potensi untuk kreatif. Seringkali kita mendengar pendapat bahwa kreativitas merupakan suatu bakat yang dibawa sejak lahir. Hal ini tentu keliru karena kreativitas bukanlah bakat.

Sama seperti berpikir kritis, berpikir kreatif juga bisa diasah. Cara mengasahnya yang efektif yaitu lewat kebiasaan sehari-hari.

Berikut 6 kebiasaan yang bisa meningkatkan kreativitas setiap hari:

1. Menggunakan growth mindset

Hasil penelitian Profesor dari Stanford University, Carol Dweck menemukan bahwa pola pikir seseorang memengaruhi kemampuan mereka untuk belajar dan mengembangkan keterampilan.

Mereka yang memiliki fixed mindset percaya bahwa mereka tidak dapat mengubah karakter dan kemampuan berpikir kreatif mereka dengan cara apa pun. Bagi mereka bakat dan kecerdasan itu merupakan dasar dan bersifat tetap.

Sedangkan orang dengan growth mindset percaya bahwa sifat-sifat seperti kecerdasan dan kreativitas dapat dikembangkan melalui upaya dan latihan. Hal apapun termasuk bakat yang dimiliki sejak lahir adalah permulaan yang harus dikembangkan.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa orang dengan growth mindset lebih mampu mengembangkan keterampilan dan mencapai tingkat pencapaian yang lebih tinggi.

Cara menerapkan growth mindset yaitu dengan menjadikan hambatan atau tiap hal yang berjalan tidak sesuai rencana sebagai momen belajar. Bukan dianggap sebagai suatu kegagalan. Pola pikir ini akan membuka kreativitasmu.

2. Menambah minat yang bervariasi

Setiap orang memiliki hobi yang berbeda-beda. Tidak jarang, seiring berjalannya waktu, hobi dapat berubah-ubah. Hal ini justru dapat menambah khazanah ide untuk berpikir kreatif.

Kamu bisa memulainya dengan mengganti genre buku yang biasa dibaca. Atau mengunjungi tempat yang biasanya kamu lewati begitu saja.

Semakin banyak pengalaman dan pengetahuan yang kamu miliki, semakin banyak kreativitas yang dapat kamu ciptakan.

3. Mengubah rutinitas

Salah satu hal yang menghambat kreativitas adalah jebakan rutinitas. Zona nyaman yang terlanjur berjalan membatasi kemampuan berpikir kreatif serta keinginan menambah keterampilan baru.

Cara mengawalinya cukup sederhana, mulai dari mengubah rute perjalananmu ke kampus, hingga mencicipi makan siang di kantin fakultas lain.

Ketika kamu konsisten melakukan perubahan-perubahan kecil tiap harinya, maka kamu akan terlatih untuk melihat berbagai perspektif. Tentu ini mendukung latihan berpikir kreatif.

4. Melatih fokus

Terkadang ide-ide kreatif muncul di saat yang tidak terduga. Momen ini biasanya didapat saat kamu sedang fokus.

Fokus dan konsentrasi juga berpengaruh terhadap pemikiran kreatif. Makanya tidak sedikit penulis kenamaan baik di Indonesia maupun dunia, memilih untuk ‘menyendiri’ ketika berkarya. Karena mereka butuh ruang untuk fokus.

Meski begitu, tiap orang memiliki cara fokus yang berbeda-beda. Namun fokus harus terus diasah setiap harinya.

5. Selalu terbuka

Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Jika kamu dalam kondisi sudah benar-benar tidak menemukan solusi, kamu perlu mendorong lebih diri kamu atau orang-orang yang terlibat untuk berpikir dengan ‘jalan yang berbeda’.

Tiga pertanyaan berikut bisa mengasah kreativitasmu: “Bagaimana jika?”; “Apa cara lainnya?”; dan “Apakah mungkin kalau…”

6. Memulai berkolaborasi

Berkolaborasi mampu membuka banyak sudut pandang. Kamu dengan pengalaman pribadi, bertemu dengan orang lain dengan pengalaman berbeda, akan menjadi kombo menarik yang dapat menghasilkan kreativitas tak terduga.

Memulai kolaborasi bagi sebagian orang memang tidaklah mudah. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Namun ini bisa kamu mulai dari teman terdekat. Mempertemukan minat atau kemampuan satu sama lain untuk sama-sama produktif dan kreatif.

 

Kemampuan berpikir kreatif juga masuk sebagai salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin masa depan, loh. Makanya poin ini juga masuk sebagai soft skills yang diasah oleh para penerima Djarum Beasiswa Plus.

Tidak sekadar diasah, tapi Beswan Djarum juga diberikan wadah untuk menuangkan ide-ide kreatif mereka dan mewujudkannya di tengah masyarakat. Serta dapat berkolaborasi dengan mahasiswa-mahasiswa berprestasi dari seluruh Indonesia untuk ciptakan perubahan. Mulai dari community empowerment, competition challenges tingkat nasional, hingga international exposure.

Kesempatan ini hanya didapat jika kamu menjadi Beswan Djarum. Untuk kamu mahasiswa S1/D4 dari perguruan tinggi mitra Djarum Foundation, aktif berorganisasi, memiliki IPK min. 3.20 sampai semester III, dan sedang tidak menerima beasiswa dari pihak lain, langsung saja daftarkan dirimu!

Akses pendaftarannya di register.djarumbeasiswaplus.org. Pendaftaran online dan pengiriman berkas masih dibuka sampai 23 Mei 2021.

Ikuti terus media sosial resmi kami melalui: Instagram (@djarumbeasiswaplus), Facebook Page (Djarum Beasiswa Plus), Twitter (@BeswanDjarum) dan Youtube (Djarum Beasiswa Plus).

 

Diolah dari:

https://www.forbes.com/sites/forbescoachescouncil/2020/01/16/five-daily-habits-to-unleash-your-creativity-in-2020/?sh=2a15ffb1efd4

Artikel terkait

21 Maret - 23 Mei 2021 Pendaftaran Online Djarum Beasiswa Plus 2021/2022 24 Mei - 20 Juni 2021 Seleksi Berkas Administrasi Djarum Beasiswa Plus 2021/2022 21 - 30 Juni 2021 Tes Seleksi Tertulis Online 1 Juli - 10 September 2021 Tes Interview Online 20 September 2021 Pengumuman Seleksi Beswan Djarum 2021/2022