Artikel

Bagaimana Cara agar Lebih Peka pada Lingkungan Sekitar?

Jumat, 26 Januari 2024

Sobat Beswan Djarum, pernah tidak ketemu dengan orang yang super peka terhadap sedikit perubahan yang terjadi pada diri kita? Atau kamu pernah tidak sih ketemu dengan orang yang jauh dari kata peka dan berujung malah kesal sendiri karena sifat tersebut?

Orang yang peka secara sederhana dapat diartikan sebagai orang yang dapat merasakan situasi di sekitarnya dan dapat membaca kondisi lawan bicaranya. Setiap orang memiliki kadar kepekaan yang berbeda-beda dan cara mengasah kepekaan yang berbeda. Ada orang yang mengungkapkan kepekaan dan mengimplementasikan di keseharian. Ada juga orang yang peka dan menyimpannya sebagai bahan observasi. Kemudian, ada juga orang yang kurang peka dan memilih tidak mencampuri urusan orang lain.

Agar menjadi pribadi yang lebih peka terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar, ada beberapa cara yang dapat diterapkan sebagai berikut:

1. Melatih Kesadaran Diri

Kamu dapat meluangkan waktu untuk memahami perasaan dan keinginan diri, kemudian mengamati pikiran dan reaksi emosional diri terhadap berbagai

situasi. Cara melatih kesadaran diri dengan melakukan meditasi, latihan pernapasan, jurnalling, yoga, melakukan refleksi diri, dan mengamati pola pikiran tanpa berusaha mengubahnya.

2. Melatih Sikap Empati

Cobalah untuk melihat dunia dari sudut pandang orang lain dan dengarkan tanpa menghakimi. Selain itu, usahakan untuk memahami perasaan dan perspektif orang lain. Kamu dapat melatih sikap empati dengan memperhatikan bahasa tubuh lawan bicara dan mendengar secara aktif.

3. Belajar dari Pengalaman

Untuk mengasah kepekaan sosial, kita dapat mengidentifikasi pengalaman hidup, baik positif maupun negatif untuk diidentifikasi pelajaran yang dapat diambil. Contoh ketika kita memiliki teman yang curhat permasalahan kuliah dan ternyata cerita tersebut mirip dengan teman kita, maka kita dapat mengidentifikasi pola dari cerita tersebut tanpa harus membandingkan kisah A dan kisah B.

4. Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Nonverbal

Kamu dapat berlatih untuk memahami bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan intonasi suara dalam berkomunikasi. Kemudian berusaha untuk menyampaikan pesan dengan terbuka dan jujur.

5. Bergabung dalam Kegiatan Sosial

Bagi kamu yang masih berstatus sebagai mahasiswa, kegiatan sosial sangat terbuka lebar baik dalam bentuk kegiatan panitia, organisasi, hingga program pengabdian masyarakat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dengan mengikuti program kegiatan sosial, akan semakin melatih dirimu tidak hanya memahami permasalahan masyarakat, tetapi juga mempelajari aspek budaya, ilmu pengetahuan, dan isu-isu sosial. Setelah itu, jangan lupa untuk mengevaluasi dan pantau program secara berkala.

Peka adalah keterampilan yang dapat dikembangkan seiring waktu melalui kesadaran, praktik, dan komitmen untuk menjadi individu yang lebih baik. Proses ini melibatkan refleksi, keinginan untuk belajar, dan kemauan untuk melibatkan diri dalam hubungan dengan orang lain dan dunia di sekitar kita.

Temukan Soft Skill Pedia edisi lainnya.

Ikuti terus media sosial resmi kami melalui: Instagram (@djarumbeasiswaplus), Facebook Page (Djarum Beasiswa Plus), Twitter (@BeswanDjarum), LinkedIn (Djarum Beasiswa Plus), dan YouTube (Djarum Beasiswa Plus)

Artikel terkait

Jangan Asal Kutip!

Kamis, 01 Februari 2024
Jangan Asal Kutip!
Tidak Enaknya Jadi Orang yang Tidak Enakan
Oktober 2023 - Maret 2024 Pelatihan Delegasi Djarum Foundation ke Harvard World MUN Conference 2024